Home » » Domain Dan Hosting

Domain Dan Hosting


Hai sahabatku, ketemu lagi dengan saya. Tulisan kali ini membahas mengenai domain dan hosting. Bagi kamu yang belum mengerti mengenai domain dan hosting semoga tulisan ini dapat menambah wawasan kamu. Semoga bermanfaat. Tanpa panjang dan lebar segera akan saya jelaskan melalui urain berikut ini, silahkan dibaca.

Apa sih Domain itu?

Domain adalah nama unik yang digunakan sebagai alamat untuk menuju website kita. Nama domain biasanya mempunyai akhiran .com, .net, .org, .biz, .tv .or.id dan lain-lain. Contohnya : www.google.com , www.yahoo.com , dll.

Nama domain yang kita miliki haruslah unik/tidak boleh sama dengan nama domain yang digunakan orang lain. Jika nama domain sudah digunakan/dimiliki oleh orang lain maka kita tidak dapat memilikinya. Untuk memilih nama domain saya sarankan untuk memilih nama yang singkat dan mudah di ingat, agar para pengunjung dapat menghindari kesalahan pengetikan saat akan berkunjung ke website kita.

Contoh nama domain yang sulit diinigat “ riefkiringgaafriza4156.com ” hehe, maaf, pinjem nama temen saya yang kebetulan panjang. Nama domain seperti itu selain sulit diingat juga terlalu panjang. Beda dengan duniaku.com misalnya. Mudah sekali diingat dan mudah pula diucapkan. Saya sarankan nama domain hendaknya dapat mewakili isi/tema dari website kita.

Tips memilih nama domain yang bagus?


Pemilihan nama domain yang bagus sangatlah penting. Berikut adalah beberapa tips yang umum untuk pemilihan nama domain:

  • Pilih domain yang mudah diucapkan, dimengerti, dan diingat. Terkadang anda mesti memberitahu seseorang secara verbal nama domain anda, mungkin lewat telepon atau radio dan nama domain yang samar-samar mirip bisa membingungkan.
  • Jagalah agar nama domain anda tidak panjang namun juga tidak terlalu pendek. Anda bisa juga menggunakan singkatan, namun sebaiknya berarti dan mudah diingat.
  • Daftar dan beli nama domain yang mewakili nama perusahaan, nama produk atau tema website anda.
  • Pilih nama domain yang menggunakan extension .com terlebih dahulu karena paling populer. Bila sudah diambil oleh orang lain, anda bisa menggunakan domain extension lain seperti .net .biz .info dsb.
  • Gunakan tanda minus "-" untuk penyambung sebagai alternatif, misalnya websiteku.com sudah diambil orang, website-ku.com adalah alternatif yang baik.


Oleh : http://www.idebagus.com/


Apa sih Hosting itu?

Setelah kita sedikit mengetahui tentang domain, saatnya kita mempelajari tentang hosting. Hosting adalah tempat kita menaruh/menyimpan file-file atau data-tada yang dibutuhkan oleh sebuah website agar dapat diakses melalui internet. Data – data tersebut dapat berupa file gambar, file HTML, script, database, dan lain-lain.

Beberapa hal yang harus diperhatikan:

  1. Kapasitas: Anda perlu memperhatikan bearapa kapasitas yang dibutuhkan, apakah 25MB, 50MB atau 1GB. Anda harus memilih dengan cermat sesuai kebutuhan karena tentu saja semakin besar kapasitas biayanya semakin mahal.
  2. Teknologi yang digunakan: Apakah servernya Linux atau Windows, dan jika anda membuat file PHP apakah hostingnya mendukung file PHP? Demikian juga apabila anda membuat web menggunakan ASP, JSP, Perl, Python, dan Ruby apakah hostingnya mendukung? Karena itu anda harus teliti sebelum membeli, tanyakan langsung pada perusahaan hosting yang ingin anda beli. Jangan sampai anda membuat website dengan PHP tetapi anda membeli hosting yang tidak mendukung PHP.
  3. Suppot: Periksa apakah perusahaan hosting yang ingin anda beli memiliki layanan support yang baik selama 24jam, jadi apabila tengah malam tiba-tiba anda mendapat masalah dengan website anda maka anda dapat menanyakan langsung kepada perusahaan hosting anda.
  4. Database: Apabila anda membuat website dinamis, pastikan anda memeriksa apakah mereka menyediakan database. Periksa juga berapa jumlah database yang disediakan dan apa saja apakah MySQL, PostgreSQL, Access dll.
  5. Backup: Apakah hosting anda membackup data anda setiap hari. Ini penting karena ada banyak hosting kurang ajar yang tidak melakukan back up dan apabila data anda tiba-tiba hilang mereka tidak mau tahu (saya pernah mengalaminya).
  6. Bandwith: Anda harus memeriksa kapasitas bandwith yang disediakan. Bandwith merupakan besarnya data transfer dalam sebulan. Kira-kira begini maksudnya. Apabila sebuah perusahaan hosting menyediakan bandwith 1GB sebulan. Maka apabila anda memiliki sebuah file HTML dengan ukuran 20kb (sudah termasuk images) dan pengunjung website anda perhari sekitar 100 orang, maka anda menghabiskan bandwith perhari: 20kb x 100orang = 2000kb =2MB. Perbulan: 2MB x 31 = 62MB, apabila anda memiliki 10 halaman maka: 62MB x 10 = 620MB. Jadi perhatikan bandwith yang disediakan dengan ukuran file HTML anda, apabila pengunjung website anda semakin banyak tentu saja bandwithnya juga akan semakin besar. Kebanyakan hosting Indonesia menyediakan bandwith yang kecil, hosting luar negeri menyediakan bandwith yang lebih besar dan murah.


Tipe-tipe Hosting

Hosting ada bermacam-macam, yang peling banyak digunakan adalah virtual (shared) hosting. Dimana didalam satu server terdapat banyak hosting (salah satunya milik anda) dan terdapat banyak domain. Biasanya hosting yang satu ini yang paling banyak digunakan, biayanya juga lebih murah. Free Hosting, nah kalau yang ini merupakan hosting gratisan, anda tidak perlu membayar apa-apa tetapi biasanya akan banyak iklan yang muncul pada website anda dan anda tidak bisa memiliki domain sendiri. Dedicated Hosting, nah yang ini merupakan solusi yang paling mahal. Karena anda memiliki server sendiri dan dalam satu server tersebut hanya ada satu hosting dan domain milik anda. Anda memerlukan tenaga ahli untuk merawatnya. Collocated Hosting, yang satu ini juga solusi yang mahal, sama seperti memiliki server sendiri dikantor / rumah anda, tetapi pada Collocated Hosting servernya terletak diperusahaan hosting dan mereka yang merawatnya.

Oleh : http://www.dhimasronggobramantyo.com


Tips Memilih Web Hosting yang Tepat?

Memilih web hosting rasanya begitu mudah. Kebanyakan pelanggan hanya melihat harga dan fasilitas yang ditawarkan. Padahal di luar itu banyak sekali hal yang seharusnya menjadi pertimbangan utama dalam memilih web hosting.

Hampir semua perusahaan berlomba - lomba menawarkan harga semurah mungkin dengan fasilitas serba tidak terbatas. Bahkan ada juga yang menawarkan fasilitas space tidak terbatas. Hal ini sangat mustahil karena hampir semua infrastruktur yang mendukung web hosting memiliki keterbatasan - keterbatasan yang tidak dapat dihindari.

Harga vs. Kualitas

Merupakan marketing gimmick yang cukup menyesatkan jika ada yang menyebutkan bahwa harga tidak berbanding dengan kualitas. Biaya adalah sebuah konsekuensi logis untuk menghadirkan sebuah layanan yang benar - benar dapat diandalkan.

Sering kali pemain bisnis hosting yang baru terjun di bisnis ini hanya memperhitungkan resource space dan traffic limit. Padahal di luar itu banyak sekali batasan - batasan lain sebuah server di antaranya adalah CPU load dan Memmory. Oleh karena itu jika harga yang di tawarkan sangat murah maka konsekuensinya adalah pengurangan - pengurangan fasilitas hosting yang berpotensi besar menimbulkan beban berlebih pada server. Jika ada yang menawarkan harga sangat murah namun tetap menawarkan fasilitas - fasilitas yang fantastis, maka hal ini seharusnya menjadi tanda tanya besar.

Serba Unlimited? Impossible!


Aplikasi yang biasanya dapat membuat CPU load menjadi tinggi di antaranya adalah web itu sendiri, database, mailing list, dan FTP. Untuk itu biasanya perusahaan web hosting membatasi jumlah mailing list, FTP account, dan database untuk menjaga reliabilitas layanan. Selain itu traffic per bulan juga dibatasi dengan asumsi jika traffic tinggi, maka beban server juga tinggi.

Oleh karena itu review kembali pilihan Anda jika pilihan tersebut jatuh pada perusahaan web hosting yang menawarkan fasilitas serba unlimited.


Kepemilikan dan Pengaturan Domain


Domain sudah selayaknya menjadi milik pelanggan dan pelanggan berhak melakukan pengaturan terhadapnya. Oleh karena itu pelanggan harus diberikan akses ke control panel domain yang berfungsi untuk mengatur domain secara administratif (whois info / kepemilikan) dan teknis (pengaturan nameserver).

Apabila kepada pelanggan tidak diberikan control panel pengaturan domain, maka jika suatu saat pelanggan ingin memindahkan hosting, melakukan pengaturan nameserver, dan perpindahan kepemilikan domain atau transfer ke registrar domain lain akan menemui kesulitan karena bergantung pada perusahaan hosting tempat pelanggan membeli domain tersebut.

Oleh : Rumahweb


Dimana kita bisa mendapatkan nama domain dan menyewa hosting ?


Ada banyak sekali perusahaan yang menjual domain dan hosting. Saya kira lebih tepat dikatakan perusahaan tersebut menyewakan karena biasanya setiap tahun/tergantung kesepakatan saat memesan kita harus membayar lagi untuk memperpanjang masa kepemilikan nama domain dan hosting tersebut.

Untuk perusahaan di Indonesia diantaranya adalah Idebagus, Rumahweb, idwebhost, dan masih banyak lagi yang lainya.

Semoga bermanfaat....

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan menuliskan komentar anda pada opsi Google/Blogger untuk anda yang memiliki akun Google/Blogger.

Silahkan pilih account yang sesuai dengan blog/website anda (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).

Pada opsi OpenID silahkan masukkan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.

Atau anda bisa memilih opsi Nama/URL, lalu tulis nama anda dan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.

Jika anda tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongi.


Gunakan opsi 'Anonim' jika anda tidak ingin mempublikasikan data anda. (sangat tidak disarankan). Jika komentar anda berupa pertanyaan, maka jika anda menggunakan opsi ini tidak akan ditanggapi. :-)

FeedGratis berlangganan artikel via RSS FEED

Dapatkan! update dari artikel terbaru kami,langsung ke Email Anda!




 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Maz Agus Ngeblog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger